ACEH TIMUR I RAKYATBERSUARA– Upaya pemulihan pascabencana banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Timur pada akhir November 2025 kini memasuki fase krusial. Di Gampong Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari, pembangunan hunian sementara (huntara) tengah dikebut. 

"Sebanyak 44 unit huntara ditargetkan selesai hanya dalam waktu satu pekan, sebagai langkah nyata menghadirkan tempat tinggal layak bagi warga terdampak," ucap Kepala PusdatinKK BNPB, Abdul Muhari dalam siaran persnya, Senin 12 Januari 2026.

Diketaui, lebih dari 75 persen wilayah Pante Rambong sebelumnya terendam banjir dengan ketinggian air mencapai tiga meter. Gelombang air bercampur lumpur dan material sampah merusak rumah warga hingga tidak lagi layak huni. 

"Sejak saat itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur bersama BNPB, BPBA, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, serta berbagai lembaga dan relawan bergerak cepat memberikan penanganan darurat," jelas Abdul.  

Menurutnya, prioritas utama adalah pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. BNPB bersama dinas terkait menyalurkan tenda pengungsian, logistik, peralatan pendukung, hingga layanan kesehatan secara berkelanjutan. Kini, memasuki fase transisi menuju pemulihan, fokus diarahkan pada penyediaan hunian yang lebih layak.