JAKARTA I RAKYATBERSUARA– Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, setelah banjir bandang yang terjadi pada Senin dini hari 5 Januari 2025, menelan korban jiwa. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sembilan orang meninggal dunia, sementara lima orang masih dalam pencarian. Selain itu, 17 warga mengalami luka-luka dan lebih dari seratus jiwa terpaksa mengungsi ke gedung GMIST Bethbara.  

"Bencana yang melanda pukul 02.30 Wita ini dipicu oleh hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Siau Timur, Siau Timur Selatan, dan Siau Barat," terang Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D

Material batuan dan lumpur meluber hingga menutup jalan serta merusak bangunan warga," tambah Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D

Meski banjir telah surut pada siang harinya, kondisi di lapangan masih sulit. Jaringan listrik dan telekomunikasi terputus, sementara lima rumah dilaporkan hanyut.