KUNINGAN I RAKYATBERSUARA-Gunung Ciremai, yang selama ini dikenal sebagai paru-paru Jawa Barat, kini menghadapi ancaman serius. Dugaan Penjarahan hutan terus berlangsung tanpa henti, meninggalkan luka ekologis yang kian dalam.  

Seorang narasumber menegaskan, “Hutan Gunung Ciremai terus dijarah! Kondisi ini sudah sangat mengkhawatirkan dan mengancam kehidupan masyarakat sekitar,”  ujarnya Minggu (11/1/2026).

Dampak Penjarahan

Kerusakan ekosistem seperti Flora dan fauna khas Ciremai kehilangan habitatnya.  Kemudian ancaman bencana seperti, longsor dan banjir bandang semakin mungkin terjadi akibat hilangnya tutupan hutan. Serta krisis air bersih seperti Smsumber mata air yang bergantung pada hutan mulai berkurang.  

Warga sekitar mengaku resah. Mereka melihat bagaimana kayu-kayu ditebang secara ilegal, sementara aparat dianggap kurang tegas. “Kami hanya bisa menyaksikan hutan yang dulu hijau kini semakin gundul,” ujar salah satu tokoh masyarakat.  

Seruan Tindakan 

Aktivis lingkungan mendesak pemerintah untuk segera bertindak. Penegakan hukum harus diperkuat, patroli hutan ditingkatkan, dan masyarakat dilibatkan dalam menjaga kawasan konservasi.  

“Jika tidak segera dihentikan, generasi mendatang hanya akan mewarisi cerita tentang hutan Ciremai, bukan lagi keindahannya,” tambah salahsatu aktivis.

Jejak Tunggak dan Misteri Pembalak: Gunung Ciremai Terus Terkoyak!