BOGOR I REPUBLIKNEWS.NET – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat resmi mengumumkan pelaksanaan SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) tahun ajaran 2025 untuk SMA, SMK, dan SLB. Proses pendaftaran ini terbagi dalam dua tahap berbeda, demi keteraturan sistem seleksi.
Pertama pendaftaran akan dibuka pada tanggal 10 Juni 2025 dan berlangsung hingga 16 Juni 2025. Dalam periode ini, masyarakat diminta segera menyiapkan dokumen dan melakukan verifikasi untuk jalur yang tersedia.
Kepala Seksi Analis Kebijakan Ahli Muda KCD 1 Jawa Barat, Dr. Adi Maulana, MPd mengatakan jika penerimaan siswa baru, di Jawa Barat tahun ini mengikuti Keputusan Gubernur mengenai petunjuk teknis SPMB.
“Dalam aturan tersebut, seleksi dibagi menjadi empat jalur yaitu domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi akademik serta non-akademik,” ujar Adi ditemui pada Juni 2025.
Untuk tahap pertama, kata Adi menjelaskan, SMA hanya tiga jalur yang akan dibuka, yaitu jalur Afirmasi, Domisili, serta jalur Mutasi. Sedangkan SMK jalur Afirmasi, jalur Domisili terdekat, jalur Mutasi, Persiapan Kelas Industri.
Sementara itu untuk SLB, siswa dapat mendaftar ke SLB yang sesuai dengan kebutuhan khususnya atau ke sekolah umum.
“Tanggal 10-17 Juni adalah masa sanggah jika ada ketiaksesuaian data, dan pelaksanaan tes minat/bakat bagi SMK jalur persiapan kelas industri,” ucap Adi.
Sedangkan untuk tanggal 18 Juni, merupakan tahap Rapat Dewan Guru utuk menetapkan hasil seleksi SPMB tahap I, Koordinasi antara sekolah dengan Cabang Dinas, selain itu dilaksanakan juga Rapat Koordinasi penyaluran KETM yang tidak lolos seleksi.
“Untuk 19 Juni Pengumuman hasil SPMB tahap I, dilanjutkan pada tanggal 20 sampai 23 Juni adalah Daftar ulang untuk siswa yang lolos seleksi tahap I,” jelasnya