BOGOR I REPUBLIKNEWS.NET- Warga Desa Cogreg Kecamatan Parung Kabupaten Bogor, diminta agar belajar serta menghargai jasa warga Lansia, dengan catatan tidak menempatkannya menjadi warga kelas dua. 

Hal itu dikatakan Kades Cogreg, Mad Yusup S pada acara Istighotsah Halun 2025, yang berlokasi di Masjid Djami Al Ikhals Cogreg pada Kamis 29 Mei 2025. Menurutnya, sikap itu juga merupakan cermin sebagai bangsa yang beradab.

“Dalam Islam, memuliakan lansia adalah perintah agama dan dicontohkan oleh Rosulullah,” kata Mad Yusup.

Dijelaskan Mad Yusup, penting untuk menjaga tradisi memuliakan lansia sedari hal terkecil. Karenanya, bersama Yayasan Muinatul Wathiniyyah Cogreg (MWC) pihaknya menggagas Hari Lanjut Usia  Nasional (HALUN) sebagai program tahunan.

“Untuk saat ini kami berikan penghargaan pada lansia aktif serta pemuda asli Cogreg yang berprestasi dalam kegiatan sosial khususnya urusan lansia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mad Yusup menerangkan, kedepannya berencana akan mendorong terbentuknya Lembaga Kesejahteraan Sosial Lansia di wilayahnya.

“Tentunya, dengan kerjasama akan semakin ringan. Karena itu, kami akan dorong pembentukan LKSL, tentunya dengan menggandeng yayasan di wilayah Cogreg. Agar program yang fokus menangani lansia bisa terealisasi di desa,” tuturnya. 

Sementara itu, dalam keterangan pers, Menteri BUMN Erick Thohir menerangkan peran penting lansia pada bangsa dan negara.

“Salah satu cermin kita bangsa beradab adalah bagaimana kita merawat para Lansia yang telah berkontribusi besar buat negara ini. Oleh karenanya, kita jangan sekali-kali menempatkan mereka sebagai warga kelas dua atau inferior,” kata Menteri Erick.