BOGOR I REPUBLIKNEWS.NET – Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 di SMPN Negeri Kabupaten Bogor, banyak menimbulkan pertanyaan. Hal tersebut seperti banyaknya siswa miskin yang memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) dengan mendaftarkan melalui jalur Afirmasi/KETM namun tidak lolos.

Seperti hal nya yang dialami siswa didik Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor, meski ia memiliki kartu KIP dan sudah mendaftar PPDB di SMPN 1 Ciomas melalui jalur Afirmasi, namun tidak lolos seleksi.

Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) SMPN 1 Ciomas, Siswanto yang menanggapi hal ini mengaku tak bisa berbuat banyak. Hal itu lantaran kuota yang tersedia untuk jalur siswa miskin/afirmasi, diakuinya terbatas.

“Memang yang punya kartu KIP banyak, tapi kuotanya terbatas. Jadinya tetap diseleksi jarak/zonasi. Karena yang lebih dekat saja banyak yang ditolak,” ucap Siswanto, Sabtu (13/7/2024) 

Siswanto menjelaskan, seharusnya untuk PPDB 2024 di SMPN jalur Afirmasi ( Yatim/KIP/PKH) kuotanya ditambahkan, melihat banyak orang tua siswa yang membutuhkan.

“Jadi pihak sekolah gak bisa berbuat banyak, karena sistem aplikasinya dari Disdik. Kalaupun ada orang tua yang komplain, jadi harus gimana dong,” jelasnya.