BOGOR I REPUBLIKNEWS-Menggelar haul dan maulid sekaligus adalah tradisi umum dalam peringatan keagamaan Islam di Indonesia, di mana acara peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW (Maulid Nabi) bertepatan dengan 12 Rabiul Awal.

Untuk tahun ini, banyak yang menggabungkan acaranya dengan peringatan wafatnya tokoh agama seperti ulama, kiai, atau wali, dan disebut haul untuk menghormati dan mendoakan almarhum. 

Seperti yang dilakukan keluarga besar Mbah Olot yang berlokasi di Kampung Bantar Kemang RT 01 RW 07 Kelurahan Baranangsiang Kecamatan Bogor Timur Kota Bogor Jawa Barat pada Sabtu malam (6/9/2025), badha Isya atau pukul 19.00 WIB.

Juru kunci atau kuncen makam Mbah Olot, kang Heri mengatakan jika acara ini menggabungkan momen syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah dengan penghormatan dan doa untuk tokoh yang dihaulkan yakni Mbah Olot Nini Olot yang ke 5 tahun, dibarengi dengan acara lantunan sholawat, zikir, dan pengajian.

“Tujuan acara ini menjadikan momen untuk bersyukur dan merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW, meneladani akhlak beliau, serta mempererat kecintaan kepada Rasulullah,” kata Kang Heri.

“Sedangkan haul, mengenang setahun Almarhum Mbah Olot dengan mengirim doa agar amal almarhum diterima Allah SWT. Kemudiam mempererat tali silaturahim bagi anak cucu, serta para tamu undangan lainnya,” imbuh Kang Heri.

Heri menambahkan, selain mendoakan Almarhum Mbah Olot untuk mendoakan ahli kubur agar amal ibadahnya diterima Allah SWT, acara haul Mbah Olot ini juga dijadikan sebagain pengingat kematian.