JAKARTA I REPUBLIKNEWS.NET– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung percepatan serta pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah Tertinggal, Terisolir, dan perbatasan/Terluar (3T).

Hal tersebut disampaikan Asisten Teritorial (Aster) Kasad Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Waaster Kasad Bidang Tahwil, Komsos, dan Bhakti TNI, Brigjen TNI Taufik Shobri.

Acara ini dalam Rakornis TMMD ke-124 Tahun 2025 dan evaluasi TMMD ke-123 Tahun 2025 yang digelar di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Kamis (24/4/2025).

Mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”, kegiatan ini melibatkan berbagai elemen bangsa, mulai dari instansi pemerintahan, TNI-Polri, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga para pemuda desa. 

“Seluruh komponen bergotong royong membangun infrastruktur dan fasilitas umum seperti jalan, jembatan, rumah layak huni, serta sarana ibadah dan pendidikan,” ucap Maujen TNI Joko.

Di hadapan para peserta Rakornis TMMD ke-124 yang juga dihadiri pejabat kementerian dan lembaga non-kementerian, Waaster Kasad menyampaikan bahwa TMMD bukan sekadar kegiatan pembangunan fisik.

Akan tetapi juga menjadi wahana memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong demi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Melalui TMMD, kita wujudkan sinergi nyata antar komponen bangsa untuk membangun desa dan memperkuat rasa persatuan, sehingga program TMMD dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain kegiatan fisik, TMMD juga diisi dengan kegiatan nonfisik seperti penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, pelatihan keterampilan bagi masyarakat, serta implementasi program-program unggulan Kasad seperti program air bersih.