BANDUNG I REPUBLIKNEWS.NET —Warga di RW 9 Kelurahan Turangga, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, kesal dengan keberadaan dapur yang berada di Jalan Kinanti tersebut karena menimbulkan suara bising di malam hari.
Mereka melakukan penyegelan terhadap sebuah rumah yang dijadikan tempat pengolahan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain karena bising, warga juga mengeluhkan soal bau yang tak sedap dari limbah dapur MBG tersebut.
“Sampahnya masih ada yang numpuk, pokoknya bau,” ucap warga yang tinggal tak jauh dari lokasi dapur tersebut, Adam (56) kepada wartawan, Rabu (17/9).
Ia menuturkan tidak mengetahui pasti kapan dapur MBG tersebut beroperasi. Pada Agustus lalu, ia mengakui bersama warga lainnya, mendapat kesempatan untuk berbincang dengan pengelola MBG tersebut.
“Namun dari hasil pertemuan itu, warga menolak keberadaan dapur MBG tersebut,” kata Adam.
Adam menjelaskan, Dapur MBG itu telah beroperasi sejak awal September. Mengetahui hal tersebut, warga sempat mendatangi dapur tersebut untuk meminta pihak pengelola menunjukkan izin operasional. Namun hal itu tak pernah ditujukan oleh pengelola yang disebut dikelola oleh Yayasan Satria Nata Jaggadditha.
