JAKARTA I REPUBLIKNEWS.NET– Sejumlah wilayah di Indonesia saat ini tengah menghadapi dampak signifikan dari bencana alam yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Bencana tersebut seperti, erupsi gunung berapi, angin kencang, hujan lebat, dan banjir rob. 

Data BNPB menyebutkan, perkembangan terkini mengenai situasi bencana yang sedang berlangsung di beberapa provinsi. Erupsi Gunung Ibu yang terjadi di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, telah menyebabkan peningkatan signifikan dalam tingkat aktivitas vulkanik. 

Gunung Ibu saat ini berada pada level IV (AWAS), yang memicu dampak langsung terhadap sekitar 3.000 jiwa warga. Sebanyak 60 Kepala Keluarga (KK), atau 120 jiwa, telah mengungsi ke tempat yang aman.

Sebagai respons terhadap situasi tersebut, pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menetapkan status Tanggap Darurat. 

“Surat Keputusan (SK) Tanggap Darurat sedang dalam proses,” terang Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam siaranpersnya023/PersPusdatinKK/BNPB/Dis.02.01/I/2025, Kamis (16/1/2025).

Sebagai langkah koordinasi, kata Abdul Muhari menjabarkan, BNPB melalui Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Pusdatin), Pusdalops, serta tim D1 dan D3 terus memberikan pendampingan dalam proses penanganan bencana ini.

“Kondisi terkini menunjukkan bahwa lokasi pengungsian telah disiapkan di Desa Tongute Sungi dan Desa Tongute Ternate, dengan Gereja Desa Tongute, Kecamatan Ibu, dijadikan tempat perlindungan bagi para pengungsi,” jelasnya.

Selain itu, BNPB bersama BPBD setempat terus memantau perkembangan situasi dan memastikan bahwa upaya evakuasi, serta pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi dapat berjalan dengan lancar.