BOGOR I REPÙBLIKNEWS.NETAliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Bogor menggelar aksi penanaman pohon di Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor, Minggu 21 Desember 2025.

Aksi ini sebagai langkah nyata menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi dampak krisis ekologi. Kegiatan ini menjadi bagian dari Gerakan Penghijauan yang melibatkan mahasiswa, akademisi, pemerintah, serta masyarakat setempat.

Penanaman pohon tahap pertama ini diikuti oleh sekitar 15 perguruan tinggi dari Bogor Raya, termasuk Kampus Tazkia, IUQI Bogor, dan Universitas Dewantara. 

Ratusan warga turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam proses penanaman, menciptakan suasana kolaboratif antara mahasiswa dan masyarakat. 

Acara ini mendapat dukungan penuh dari Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisal Nurofiq, yang hadir sebagai tamu kehormatan. 

Kehadirannya menegaskan komitmen pemerintah terhadap peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam menjaga keseimbangan ekosistem. 

Rektor IUQI Bogor, Dr. Syamsul Rizal, juga menyampaikan dukungan penuh terhadap gerakan ini, menekankan pentingnya kesadaran lingkungan di kalangan civitas akademika.

Koordinator Aliansi BEM Se-Bogor, Indra Mahfuzi, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar simbolis, melainkan wujud tanggung jawab moral mahasiswa terhadap isu lingkungan yang semakin kompleks.

 “Mahasiswa harus hadir sebagai agen perubahan. Gerakan penghijauan ini merupakan langkah konkret untuk mengedukasi dan mengajak masyarakat menjaga lingkungan secara berkelanjutan,” ujarnya.