RAMADHAN-Umat Islam di seluruh dunia tengah menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah. Dalam momentum penuh keberkahan ini, para ulama dan tokoh agama kembali mengingatkan.

Pentingnya memahami hal-hal yang dapat membatalkan puasa agar ibadah tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sah dan bernilai di sisi Allah SWT.  

Dilansir dari Universitas Muhammadiyah Surakarta, puasa adalah perbuatan menahan hawa nafsu, seperti lapar, haus, dan segala hal yang membatalkan puasa, sejak subuh hingga matahari terbenam.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 183:  "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."  

Seorang narasumber dari kalangan ulama menegaskan, “Puasa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan haus sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Ia adalah ibadah dengan aturan yang jelas, batasan tegas, dan konsekuensi hukum yang rinci dalam syariat Islam,”  Katanya, Kamis (19/2/2026).

Dengan memahami perkara-perkara yang membatalkan puasa, umat Islam diharapkan dapat menjaga kesucian ibadah Ramadhan sehingga tidak kehilangan pahala hanya karena kelalaian atau ketidaktahuan.  

Adapun hal-hal yang membatalkan puasa Ramadhan sebagaimana dijelaskan para ulama, antara lain:  

1. Memasukkan sesuatu ke dalam lubang tubuh secara sengaja.