JAKARTA I RAKYATBERSUARA- Tren pekerja tersertifikasi KAI terus meningkat: dari 14.150 orang (2022) menjadi 19.167 orang (2025). Setiap hari jutaan orang bergantung pada kereta api untuk bepergian dengan aman dan tepat waktu. Di balik perjalanan yang tampak lancar, ada ribuan insan perkeretaapian yang bekerja disiplin, presisi, dan penuh tanggung jawab.

Sistem Operasional yang Kompleks

Mulai dari masinis, pengatur perjalanan, pemeriksa jalur, tenaga perawatan sarana-prasarana, hingga penjaga perlintasan—semua terhubung dalam koordinasi detik demi detik. Keselamatan perjalanan lahir dari kompetensi, ketelitian, dan kepatuhan terhadap prosedur.

“Setiap petugas memegang peran penting dan seluruh proses harus berjalan presisi. Karena itu setiap insan perkeretaapian wajib memiliki kompetensi, kesiapan, dan disiplin tinggi sebelum menjalankan tugas,” ujar Anne Purba, VP Corporate Communication KAI, Kamis (7/5/2026).

SDM Tersertifikasi Terus Bertambah

KAI konsisten meningkatkan jumlah pekerja tersertifikasi:  2022: 14.150+ pekerja, 2023: 15.983 pekerja, 2024: 16.186 pekerja, 2025: 19.167 pekerja.

Tahun 2026 ditargetkan 18.297 pekerja tersertifikasi di berbagai bidang strategis, mulai dari awak sarana, pengatur perjalanan, pemeriksa jalur, hingga tenaga perawatan.

Kompetensi dan Pemeriksaan Rutin

Sebelum bertugas, setiap pekerja wajib melalui pendidikan, pelatihan, uji kompetensi, dan sertifikasi resmi (termasuk dari BNSP). KAI juga rutin menggelar diklat, workshop, simulasi, hingga refreshment kompetensi.