MALANG I RAKYATBERSUARA–Menyambut libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 H, Polresta Malang Kota memetakan lima potensi kerawanan yang perlu diantisipasi demi menjaga keamanan dan kenyamanan warga serta pemudik.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi preventif dan preemtif agar mobilitas masyarakat berjalan lancar.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Polresta Malang Kota menyiapkan Operasi Ketupat Semeru 2026 dengan tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.” Ribuan personel gabungan akan dikerahkan, termasuk patroli bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta unsur kelurahan dan RT/RW.
“Jika kita mampu bersinergi, libur panjang ini bukan hanya aman, tetapi juga menjadi peluang pertumbuhan ekonomi sekaligus menunjukkan bahwa Malang adalah kota ramah wisatawan dan nyaman bagi warganya,” pungkas Kombes Putu Kholis, Senin (16/3).
Lima potensi kerawanan yang dipetakan antara lain:
1. Kepadatan arus lalu lintas: Malang sebagai jalur strategis menuju destinasi wisata selalu mengalami lonjakan kendaraan saat mudik.
2. Keramaian fasilitas publik: Pusat belanja, wisata, kuliner, dan sentra oleh-oleh diprediksi penuh sesak.
3. Anomali parkir: Lonjakan mobilitas sering dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab untuk menarik keuntungan ilegal.
4. Dampak ekonomi musiman, Aktivitas ekonomi meningkat, memicu inflasi temporer, pengelolaan sampah, hingga masalah parkir.