JAKARTA I RAKYATBERSUARA– Kementerian Perhubungan mencatat pergerakan penumpang angkutan umum pada Hari H Lebaran, Sabtu (21/3), mencapai 873.916 orang. 

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Ernita Titis Dewi, mengimbau masyarakat mengantisipasi arus balik yang diperkirakan memuncak pada 24 Maret (H+3). 

“Rencanakan perjalanan lebih awal, hindari waktu puncak, dan patuhi arahan petugas agar perjalanan aman dan nyaman,” jelas Ernita, Minggu (22/3/2026). 

Ernita memaparkan, moda kereta api menjadi pilihan terbanyak dengan 364.649 penumpang, disusul angkutan udara 206.785 orang, penyeberangan 177.564 orang, bus 103.777 orang, dan laut 21.141 orang.  

"Secara kumulatif, sejak H-8 hingga Hari H Lebaran, jumlah penumpang mencapai 10,88 juta orang. Angka ini naik 8,58% dibandingkan tahun lalu," ujarnya.

Lonjakan tertinggi terjadi pada moda kereta api (naik 13,46%) dan penyeberangan (naik 14,01%).  Selain penumpang, arus kendaraan juga padat.

" Pada Hari H, total pergerakan kendaraan di gerbang tol Jabodetabek mencapai 380.753 unit, sementara di ruas arteri Jabodetabek tercatat 1,06 juta unit," paparnya.  

Kemenhub juga melaporkan kinerja ketepatan waktu (OTP) angkutan umum relatif tinggi. Kereta antarkota mencatat OTP 97,70%, udara domestik 88,09%, dan penyeberangan 93,20%.  

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Ernita Titis Dewi, mengimbau masyarakat mengantisipasi arus balik yang diperkirakan memuncak pada 24 Maret (H+3).