CIREBON I RAKYATERSUARA – Ramadan selalu menghadirkan suasana khas dengan ragam takjil yang diburu masyarakat menjelang berbuka. Di Cirebon, sejumlah menu tradisional tetap menjadi primadona.
“Es Cuing adalah minuman segar berbahan dasar cincau hijau khas Cirebon yang disajikan dengan santan dan gula merah. Ini salah satu takjil paling populer,” ujar salah satu pedagang di Pasar Kanoman, Parmin (40)," Kamis (19/2/2026).
Selain itu, jajanan seperti Kojek mirip cilok dengan siraman bumbu kacang atau saus pedas, serta Ondal-Andil yang kenyal dengan taburan kelapa parut, juga ramai dicari.
Tak ketinggalan Rujak Gamel dengan bumbu petis, Sate Kentang yang lembut, dan Sirup Tjampolay legendaris yang selalu jadi pelengkap berbuka.
Sementara itu, di Brebes, takjil khas juga tak kalah menggoda. “Ketan Pencok dengan gula jawa dan kelapa parut selalu jadi favorit,” kata seorang penjual di alun-alun Brebes, Rojak (37).
Brebes juga dikenal dengan Tahu Aci yang gurih, Kupat Glabed dan Sate Blengong yang khas, serta olahan ubi jalar Boléd yang sederhana namun mengenyangkan.
Tempat berburu takjil pun menjadi magnet tersendiri. Di Cirebon, masyarakat ramai mendatangi Pasar Kanoman, Jalan Siliwangi, dan sekitar Krucuk. Sedangkan di Brebes, alun-alun dan jalur Pantura menjadi pusat keramaian.
"Menu-menu ini populer karena perpaduan rasa manis, gurih, dan segar yang cocok untuk membatalkan puasa," ujarnya. ***