JAKARTA I RAKYATBERSUARA— Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melaksanakan kegiatan Pengukuhan dan Revalidasi Pejabat Pemeriksa Kelaiklautan dan Keamanan Kapal Asing (Port State Control Officer/PSCO), Jumat (30/1).

Kebijaoan ini sebagai langkah strategis memperkuat keselamatan dan keamanan pelayaran di perairan Indonesia. Acara berlangsung Kamis (29/1) di Jakarta, dipimpin oleh Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), Capt. Hendri Ginting, mewakili Direktur Jenderal Perhubungan Laut.  

Dalam sambutannya, Capt. Hendri menegaskan bahwa PSCO memiliki peran vital dalam menjaga reputasi Indonesia di tingkat internasional, khususnya dalam memastikan kepatuhan kapal terhadap standar keselamatan dan keamanan pelayaran.  

“PSCO memegang peranan penting dalam memastikan kapal laik laut serta mencegah terjadinya detensi kapal berbendera Indonesia di luar negeri yang dapat merugikan citra bangsa,” ujar Direktur KPLP, Jumat (29/1/2026).  

Sebanyak 55 PSCO dikukuhkan, terdiri dari 14 mentor PSCO, 15 PSCO baru, dan 26 PSCO revalidasi. Langkah ini diharapkan mampu menjawab keterbatasan jumlah PSCO di Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam White List Tokyo MoU.