SURABAYA I REPUBLIKNEWS.NET – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan, perlu adanya karakter baru untuk menciptakan pemimpin masa depan di bidang transportasi. 

Karena itu, dibutuhkan pengembangan kurikulum berbasis nilai-nilai kemanusiaan, teknologi, dan digital. Hal tersebut disampaikan Menhub saat memberikan arahan di Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya, Jumat (17/5). 

Pengarahan dari Menhub dihadiri oleh civitas akademika dari Poltekpel Surabaya, Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya, Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun dan Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi.

“Kita memerlukan karakter dan dan skill baru untuk menciptakan pemimpin masa depan di bidang transportasi. Karena itu, dibutuhkan pengembangan kurikulum berbasis nilai-nilai kemanusiaan, teknologi, dan digital,” terang Budi karya. 

Dijelaskan Budi, ia juga menginstruksikan segera lakukan pembaharuan pada sekolah di bawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP).

Pembaharuan meliputi pola pengasuhan, perubahan pemakaian seragam dan atribut sekolah, perubahan kurikulum dan kegiatan akademik hingga pengembangan karakater dan soft skill. 

“Dengan pembaharuan ini diharapkan mampu menghilangkan tradisi kekerasan serta mencetak insan transportasi yang berkarakter dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala BPSDMP Subagiyo mengatakan,  Kementerian Perhubungan terus melakukan evaluasi secara menyeluruh. 

Kemenhub juga membuka diri atas kritik, saran dan masukkan dari berbagai pihak sebagai upaya perbaikan pola pendidikan pada sekolah di bawah BPSDMP.