JAKARTA I RAKYATBERSUARA – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menyiapkan sebanyak 401 unit bus untuk program mudik gratis angkutan jalan pada Angkutan Lebaran 2026. Total kapasitas yang tersedia mencapai 15.834 penumpang untuk arus mudik maupun balik.

“Pendaftaran akan dibuka mulai tanggal 1 Maret 2026 secara online melalui laman nusantara.kemenhub.go.id. Pendaftaran akan ditutup ketika seluruh kuota telah terpenuhi,” ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, di Jakarta, Rabu (25/2).

Program mudik gratis tahun ini mencakup 34 kota tujuan di 10 provinsi, mulai dari Palembang, Lampung, Bengkulu, Padang, Medan, Aceh, hingga berbagai kota di Jawa seperti Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Malang, dan Tulungagung. 

Untuk arus balik, keberangkatan disediakan dari 12 kota di 8 provinsi, termasuk Kuningan, Madiun, Surabaya, Palembang, Padang, Medan, Aceh, Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto. Selain bus, Kemenhub juga menyiapkan 8 unit truk pengangkut sepeda motor dengan kapasitas 240 unit. 

“Sejumlah truk tersebut diperuntukkan bagi pemudik yang akan pulang kampung dengan sepeda motor,” terang Dirjen Aan. Kota yang dilayani untuk pengangkutan motor antara lain Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto, Rabu (25/2).

Keberangkatan arus mudik dijadwalkan pada 16–18 Maret 2026 dari lima terminal utama: Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan, Terminal Jatijajar Depok, Terminal Pulogebang Jakarta, Terminal Kampung Rambutan Jakarta, dan Terminal Poris Plawad Tangerang.

Sedangkan arus balik berlangsung pada 25 Maret 2026 dari terminal di Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Solo, Wonogiri, Kuningan, Madiun, Surabaya, Palembang, Padang, Medan, dan Aceh.

Aan menegaskan seluruh bus mudik gratis telah menjalani inspeksi keselamatan (rampcheck). “Hal ini dilakukan untuk memastikan dan menjamin kondisi bus dan pengemudi dalam keadaan prima sehingga diharapkan seluruh penumpang dapat sampai di kampung halaman dengan selamat dan nyaman,” imbuhnya.

Program mudik gratis ini, lanjut Aan, merupakan wujud kehadiran pemerintah membantu masyarakat agar dapat bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman. Ia juga mengapresiasi pihak swasta yang turut menyelenggarakan program serupa.