BOGOR I RAKYATBERSUARA— Perayaan Hari Jadi Bogor ke-544 yang digelar tahun ini bukan hanya momentum sejarah, tetapi juga ajang refleksi atas kondisi nyata di lapangan.

Ketua Umum Forum Timur Raya (FATRA), H. Yudi Sucipta, menegaskan bahwa masih banyak persoalan yang perlu segera dibenahi oleh pemerintah daerah, khususnya Bupati Bogor.

“Besar harapan masyarakat agar pemerintah daerah segera turun tangan membenahi persoalan yang ada. Jangan sampai perayaan hari jadi hanya menjadi seremonial tanpa makna bagi rakyat,” ujar H.Yudi Sucipta dalam keterangannya, Sabtu (6/6/2026).

Yudi menekankan bahwa Hari Jadi Bogor harus menjadi titik balik bagi pemerintah daerah untuk mempercepat pembenahan. 

“Momentum ini jangan hanya berhenti pada pesta rakyat. Yang lebih penting adalah kerja nyata demi kemajuan masyarakat Kabupaten Bogor,” tegasnya.

Catatan Kritis Perayaan hari jadi memang sarat dengan simbol kebanggaan, namun kritik Fatra mencerminkan suara publik yang menuntut perubahan nyata. 

"Tanpa langkah konkret, usia Bogor yang semakin panjang bisa terasa hampa bagi masyarakat yang masih bergulat dengan persoalan sehari-hari," tutupnya.

Persoalan yang disorot Fatra

Diantaranya sejumlah masalah mendesak masih membayangi Kabupaten Bogor, soal dugaan sertifikat palsu yang saat ini heboh menjadi perbincangan di kalangan masyarakat.