BOGOR I RAKYATBERSUARA– Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sejumlah kejadian bencana hidrometeorologi basah yang terjadi sepanjang periode 1 Mei pukul 07.00 WIB hingga 2 Mei pukul 07.00 WIB. Banjir, hujan lebat, dan angin kencang masih mendominasi di berbagai wilayah Indonesia, terutama Pulau Jawa.
Banjir di Jakarta dan Bogor
Di DKI Jakarta, banjir melanda 12 kelurahan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, berdampak pada 1.241 rumah warga dengan total 3.392 jiwa. BPBD DKI Jakarta menyebut banjir mulai berangsur surut pada Sabtu (2/5).
Sementara itu, di Kabupaten Bogor, banjir melanda Desa Rawa Panjang dan Desa Bojong Baru, Kecamatan Bojong Gede, dengan ketinggian air mencapai 120 sentimeter. Sebanyak 60 rumah terdampak, namun kondisi mulai surut pada hari ini.
Korban Jiwa Akibat Angin Kencang
Cuaca ekstrem di Bogor juga menimbulkan korban jiwa. Dua orang meninggal dunia akibat tertimpa pohon dan pagar tembok saat hujan deras disertai angin kencang. Selain itu, beberapa rumah rusak dan pohon tumbang mengganggu akses jalan. BPBD bersama tim gabungan segera melakukan pembersihan dan pendataan.
Kerusakan di Sumatra Utara
Di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, angin kencang merusak delapan rumah warga di Desa Camar Condong, Kecamatan Pematang Jaya. Lima rumah rusak berat, dua rusak sedang, dan satu rusak ringan. BPBD setempat telah melakukan asesmen di lokasi.
Prakiraan BMKG dan Imbauan BNPB