TANGERANG I RAKYATBERSUARA– Deru angin pesisir dan pasang air laut telah lama menjadi bagian dari keseharian warga Desa Tanjung Kait, Kabupaten Tangerang Provinsi Banten.
Namun di balik panorama laut, masyarakat setempat harus bertahan dengan rumah tidak layak huni, sanitasi minim, dan ancaman bencana alam. Kini, harapan baru hadir lewat pembangunan 110 rumah layak huni yang resmi diserahkan kepada warga.
Program ini digagas oleh Habitat for Humanity Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang, dengan dukungan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (anak usaha PT Semen Indonesia/SIG) yang memasok lebih dari 10.000 sak semen.
Serah terima dilakukan langsung oleh Bupati Tangerang, Drs. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si, sebagai wujud komitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir.
“Selama tiga generasi, warga di sini belum memiliki hunian yang layak. Kini para nelayan bisa tinggal di rumah sehat dan nyaman. Semoga ini menjadi awal pembangunan pesisir yang lebih baik,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Lebih dari sekadar bangunan fisik, rumah kokoh ini memberi rasa aman, kesehatan, dan peluang hidup produktif bagi keluarga penerima manfaat.
Inisiatif tersebut juga mencerminkan komitmen Solusi Bangun Indonesia dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya permukiman inklusif dan tangguh.
“Hunian layak bukan hanya soal struktur, tetapi fondasi kehidupan yang lebih baik bagi keluarga dan generasi berikutnya," ucap Direktur Utama Solusi Bangun Indonesia, Rizki Kresno Edhie Hambali, Sabtu (14/2/2026).
Direktur Utama Solusi Bangun Indonesia, Rizki Kresno Edhie Hambali, juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor.