JAKARTA I RAKYATBERSUARA-Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Suyudi Ario Seto, memimpin delegasi Indonesia dalam Sesi ke-69 Commission on Narcotic Drugs (CND) di Vienna, Austria, Minggu (15/3/2026). 

Forum yang diselenggarakan oleh United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) ini menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama global menghadapi permasalahan narkotika.

"Kami menekankan pentingnya pendekatan berimbang melalui pengurangan pasokan dan permintaan secara simultan, penguatan kerja sama internasional, pengedepanan nilai kemanusiaan, serta pengembangan layanan rehabilitasi berbasis bukti," kata Suyudi.

Selain itu, BNN bersama sejumlah mitra internasional menggelar seminar bertema “Vape and Narcotics: A Bad Combination” yang membahas tren penyalahgunaan rokok elektronik sebagai media konsumsi narkotika.

"Forum ini mendorong regulasi lebih ketat, sistem peringatan dini, dan kolaborasi internasional untuk menghadapi tantangan baru tersebut," jelasnya.

Indonesia juga membuka pameran bertema “Enhancing International Cooperation for Future Development Starting from Children: Ananda Bersinar to Address Drug Challenges”. 

"Pameran ini menampilkan karya masyarakat binaan BNN sebagai wujud perlindungan anak dari ancaman narkotika sekaligus upaya pemberdayaan menuju kehidupan produktif," ujarnya.

Kepala BNN turut menghadiri voting internasional terkait perubahan penggolongan beberapa zat berbahaya, termasuk coca leaf dan sejumlah senyawa sintetis. 

"Partisipasi aktif Indonesia dalam CND mencerminkan komitmen pemerintah untuk terus mengedepankan pendekatan komprehensif dalam menghadapi tantangan narkotika yang semakin kompleks," tutupnya.