CIREBON I REPUBLIKNEWS.NET-Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1445 Hijriyah/2024 Masehi, Keraton Kasepuhan Cirebon Jawa Barat kembali melaksanakan tradisi dugdag.

Sebagaimana diketahui, tradisi ini dilakukan dengan cara pemukulan bedug Samogiri secara bertalu-talu, ini sebagai ungkapan syukur dan berserah diri masuknya bulan yang dinanti. 

Prosesi ini dimulai dengan acara tatap muka sejumlah petinggi dengan para sesepuh Keraton Kasepuhan. Mereka melaksanakan pertemuan di ruang Siti Inggil.

Pangeran Gumelar Suryadiningrat, Patih Keraton Kasepuhan tampak memimpin pertemuan. Dia dikelilingi Pangeran Raja Muhamad Nusantara, Penghulu Keraton, Sesepuh serta abdi dalem lainnya. 

Mereka bersama-sama menyampaikan ungkapan syukur telah datangnya bulan yang dinanti. Usai pertemuan singkat itu, dengan pakaian khas keraton, mereka bersama-sama bergerak menuju Bedug Samogiri yang terletak di sisi Langgar Agung. 

Setiba di lokasi, sang raja menerima dua buah kentong, seraya mengucapkan doa untuk memulai memukul bedug. Pangeran Raja Gumelar Suryadiningrat, sebagai Patih memimpin prosesi ini, yang dilanjutkan oleh keturunan keraton kasepuhan lainnya.