JAKARTA I REPUBLIKNEWS.NET – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, langsung mengambil langkah tegas di hari pertamanya menjabat dengan mencopot Kepala Sekolah SMAN 6 Depok. Tindakan ini dilakukan karena sekolah tersebut tetap memberangkatkan siswa untuk study tour ke Jawa Timur meskipun sudah ada larangan resmi dari pemerintah provinsi.

Keputusan pemberhentian kepala sekolah tersebut ditandatangani oleh Dedi pada hari pertama ia bekerja sebagai gubernur. Menurutnya, penonaktifan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya awal membenahi sistem pendidikan di Jawa Barat. Ia menegaskan bahwa aturan yang dikeluarkan harus dihormati.

Dedi menyatakan bahwa kebijakan yang sudah disosialisasikan harus ditaati oleh semua sekolah. Larangan perjalanan ke luar provinsi sudah diberlakukan demi kepentingan siswa dan menghindari potensi penyalahgunaan dana yang sering terjadi dalam kegiatan seperti study tour.

“Saya langsung bekerja, hari ini juga saya langsung mengambil tindakan. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menonaktifkan Kepala SMAN 6 Depok karena melanggar aturan yang melarang siswa bepergian ke luar provinsi. “Saya sudah ambil tindakan tegas,” ujar Dedi di Jakarta.

Selain mencopot kepala sekolah, Dedi juga menginstruksikan inspektorat untuk menyelidiki kemungkinan adanya pungutan liar yang dibebankan kepada siswa. Pemerintah provinsi ingin memastikan bahwa tidak ada penyalahgunaan dana dalam setiap kegiatan sekolah.

“Saya telah menginstruksikan inspektorat untuk melakukan penyelidikan lebih mendalam hari ini. Apakah ada pungutan-pungutan yang tidak sesuai dengan ketentuan atau tidak,” tambahnya. Ia ingin agar pengelolaan dana di sekolah lebih transparan dan akuntabel.