Sydney – Akuisisi pusat perbelanjaan One Global Plaza di Melbourne, Australia, oleh pengusaha asal Indonesia, Adrian Santoso, pada tahun 2024 menunjukkan perkembangan positif. Mal yang sebelumnya bernama The Grand Victoria ini kini mencatatkan tingkat okupansi hingga 92 persen setelah akuisisi.
Setelah melalui tahap rebranding di bawah manajemen One Global Ventures, mal ini mengalami kenaikan nilai aset lebih dari 45 persen dari harga pembelian awal. Peningkatan ini didorong oleh tingginya permintaan ruang sewa dari berbagai merek ternama yang ingin masuk ke pasar Australia.
“Setelah akuisisi, One Global Plaza sukses menarik perhatian investor dengan peningkatan minat terhadap saham kami,” ujar Founder & CEO One Global Ventures, Adrian Santoso, dalam pernyataannya kepada media, Rabu (26/3/2025).
Menurut Adrian, salah satu faktor utama yang membuat investor tertarik adalah akses eksklusif ke aset investasi berkualitas dengan imbal hasil yang kompetitif. Selain itu, adanya penyewa utama seperti Coles Supermarket yang berkontribusi pada pendapatan tahunan mencapai Rp 4,5 miliar.
Rencana pembukaan restoran khas Jepang terkenal di Australia juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung dan berpotensi meningkatkan pendapatan mal secara signifikan. Ini menambah daya tarik bagi para investor dan penyewa lainnya di dalam kompleks perbelanjaan.
Dengan tingkat okupansi yang terus meningkat, kenaikan nilai aset, serta potensi pendapatan yang besar, Adrian optimistis One Global Plaza akan menjadi aset strategis bagi pertumbuhan perusahaan. “Kami menargetkan dividen bagi pemegang saham lebih cepat dari perkiraan awal,” ujarnya.
