BALIKPAPAN I REPUBLIKNEWS.NET- Sebagai wujud komitmen daa menekan angka kecelakaan pada transportasi laut, Kementerian Perhubungan c.q Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bersama para akademisi, praktisi dan juga pemangku kepentingan industri pelayaran, Rabu (29/5/2024).
Seperti diketahui, keselamatan menjadi muara utama dalam penyelenggaraan transportasi, yang dalam perwujudannya dipengaruhi oleh banyak faktor seperti alam, sarana, prasarana, dan sumber daya manusia (SDM).
“Untuk meningkatkan keselamatan dalam bertransportasi, khususnya transportasi laut, diperlukan komitmen dan kolaborasi kuat antar pemangku kepentingan di dunia pelayaran,” ujar Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Jon Kenedi saat membuka FGD, Rabu (29/5), di Balikpapan.
Peningkatan keselamatan transportasi laut, kata Dia, di Indonesia turut berperan dalam mewujudkan transportasi Indonesia semakin maju. Untuk itu, Jon Kenedi mengajak para pemangku kepentingan di sektor transportasi laut agar mengoptimalkan seluruh sumber daya.
“Meningkatkan aksi-aksi keselamatan, dan mendorong lingkungannya untuk meningkatkan keselamatan transportasi,” paparnya.
Adapun FGD ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan transportasi laut agar dapat tercapai, sehingga masyarakat luas dapat ikut aktif membudayakan transportasi laut yang selamat, aman, nyaman, dan sehat.
