BOGOR I REPUBLIKNEWS.NET–Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, mendadak ramai didatangi para orang tua murid. Mereka ingin mendapat bantuan mengakses sistem penerimaan murid baru (SPMB) di hari pertama yang dinilai sulit, Selasa (1/7/2025).

“Ada banyak keluhan, soal NIK yang tidak terdaftar, domisili ga bisa, nama anak yang salah, sedangkan dari ijazah dan kartu keluarga (kk) itu semuanya sudah sesuai,” kata Nur (37) asal warga Bojong Gede itu.

Menututnya,n Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) saat pendaftaran tidak sesuai pada SPMB. Ia sebelumnya ingin mendaftarkan anak saya ke SDN Cipayung 01. 

“Tapi disini nama NISnnya salah, ya betul tidak sesuai saat pendaftaran online, makanya pengennya sih kalau pendaftaran seperti ini jangan dipersulit, dan kepengennya kaya tahun lalu aja, ga ribet kaya sekarang,” keluhnya.

Menanggapi hal ini, Operator SPMB Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Iqbal Rukmana mengatakan, kedepannya pihaknya akan meminta kepada sekolah asal dan tujuan untuk membantu verifikasi pendaftaran.

“Kami akan mengimbau ke sekolah asal dan tujuan, guna membantu verifikasi pendaftaran tersebut,” singkatnya.***/Pen