BOGOR I REPUBLIKNEWS.NET-Perubahan tinggi muka air (TMA) di Bendung Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, terus dipantau Walikota Bogor, Dedie A Rachim. Pemantauan dilakukan karena intensitas hujan yang tinggi terjadi sejak sore hingga malam hari.

Diketahui, pada pukul 21.00 WIB, ketinggian air di Bendung Katulampa mencapai 200 sentimeter. Setengah jam kemudian, pada pukul 21.33 WIB, kembali naik hingga 221 sentimeter.

“Dihimbau kepada warga Bogor yang ada di bantaran Ciliwung untuk waspada. Khususnya warga Jakarta, kemungkinan limpahan air ini akan tiba,” kata Dedie A. Rachim.

Hingga pukul 23.30 WIB, pihaknya masih terus memantau situasi dan kondisi debit air di Bendung Katulampa.

“Untuk meminimalkan dampak bencana di titik-titik rawan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor, beserta potensi SAR lainnya dan unsur wilayah telah diterjunkan ke lokasi,” katanya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Hidayatullah, mengatakan bahwa saat ini petugas sudah disebar ke berbagai titik potensi atau rawan bencana.