BOGOR | REPUBLIKNEWS.NET-Proyek pembangunan sarana dan gedung di SMK Negri 1 Cariu Kabupaten Bogor, disorot. Pasalnya, proyek yang menelan anggaran ratusan juta hampir mendekati 1 miliar rupiah ini tidak terpampang papan informasi kegiatan.

Sebagaimana tertuang undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Dalam informasinya, sedangkan anggaran lroyek sekolah ini, menggunakan anggaran pemerintah melalui kementrian pendidikan  kebudayaan riset dan teknologi (Kemenristekdikti)

Program SMK PK namanya dalam pengertian PK sebagai kepanjangan dari Pusat Keunggulan yang pada tujuan program tersebut membantu SMK lebih siap dalam hal ilmu pengetahuan yang siap guna dibidang usaha industri.

Dengan hal tersebut, pemerintah berharap dengan digulirkannya program PK tersebut, SMK lebih unggul dan mampu mencetak lulusan yang siap kerja diberbagai perusahaan.

Namun pada kenyataannya, program tersebut tidak selaras dengan tujuan pemerintah pusat yang di bawa oleh Dirten Vokasi yang saat ini program tersebut sudah mencapai 1.851 SMK yang sudah menjadi pelaksana program SMK PK. 

Program tersebut digulirkan dan dilaksanakan sejak tahun 2021 dan diteruskan di 2024 sekarang. Salah satunya yaitu SMK- Negri 1 Cariu Kecamatan Cariu Kabupaten Bogor Jawa barat.