BOGOR I REPUBLIKNEWS.NET– Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional (HPI) 2024, PT.Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Narogong yang merupakan anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG Bogor, menggelar webinar secara hybrid bersama masyarakat sekitar pabrik, khususnya kaum perempuan untuk terus berinovasi di tengah kondisi yang penuh dengan tantangan.

Kegiatan Webinar inj bertemakan “Perempuan, Ketahanan Pangan dan Perubahan Iklim”, diskusi interaktif ini dihadiri oleh Direktur SDM dan Umum SIG, Agung Wiharto, Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari serta Direktur Climate Reality Indonesia dan Praktisi Environment, Climate and Sustainability Food, Amanda Katili Neode. 

Di tengah situasi yang dapat berdampak pada kompleksitas ketahanan pangan, perempuan memainkan peran penting dalam memastikan keamanan pangan keluarga dan komunitas mereka, sambil beradaptasi dengan perubahan iklim yang semakin nyata. Namun dalam penerapannya, masih terdapat keterbatasan akses terhadap sumber daya dan teknologi yang untuk mendukung produktivitas.

Dalam sambutannya, Agung Wiharto, Direktur SDM dan Umum SIG mengingatkan tentang peran penting perempuan untuk selalu berinovasi serta menjadi inspirasi dalam menghadapi setiap tantangan yang ada di tengah kesibukannya berbagi waktu antar pekerjaan dan keluarga.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan menciptakan pondasi keberlanjutan yang lebih inklusif, adil, dan tangguh terhadap tantangan global. Hal ini sejalan dengan komitmen SIG Group untuk mencapai target SDGs 2030 pilar kelima yaitu Kesetaraan Gender di seluruh area operasional perusahaan”, tutur Agung Wiharto, Jumat (8/3/2024).

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari, dimana kesetaraan gender bukan hanya hak dasar, tetapi juga kunci untuk melangkah maju menuju dunia yang berkelanjutan di masa depan. Meskipun telah ada kemajuan dalam memperjuangkan kesetaraan gender, perempuan masih menghadapi berbagai rintangan yang membatasi potensi dan kesejahteraan mereka.