BOGOR I REPUBLIKNEWS— Di balik hiruk-pikuk kawasan industri Klapanunggal, tumbuh semangat baru dari para perempuan yang selama ini memikul beban ganda sebagai pencari nafkah dan kepala keluarga. Mereka bukan sekadar bertahan, tapi kini mulai menata masa depan yang lebih cerah berkat program pemberdayaan ekonomi SARtiKA Berdaya dari PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Narogong, anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk – SIG.

Sebanyak 50 perempuan tangguh, mayoritas janda dan korban jeratan bank emok (rentenir), kini mendapat suntikan semangat dan modal usaha. Bantuan ini bukan sekadar dana, tapi juga pelatihan manajemen usaha, literasi keuangan, hingga pendampingan psikososial—sebuah pendekatan holistik yang menyentuh aspek ekonomi sekaligus mental.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya mendapatkan dukungan materi, tetapi juga mampu menjalankan usaha yang berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi keluarga,” ujar Nur Lailiyah, General Affairs & Community Relations Manager Solusi Bangun Indonesia Pabrik Narogong, dalam siaran persnya, Jumat (21/11/2025).

Program ini bukan sekadar proyek CSR biasa. SARtiKA Berdaya hadir sebagai ruang aman dan produktif bagi perempuan yang selama ini kerap terpinggirkan. Mereka diajak menggali potensi lokal, membangun usaha dari dapur rumah, dan menjalin jejaring pemasaran hingga ke luar desa.

Salah satu kisah inspiratif datang dari Ibu Luti, pengelola Kedai Adelia. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk anggota yang sedang merintis dan mengembangkan usaha. Dukungan Solusi Bangun Indonesia Pabrik Narogong tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga membuka jalan bagi kami untuk meningkatkan kualitas usaha dan menjadi lebih mandiri,” tuturnya dengan mata berbinar.