BOGOR I REPUBLIKNEWS.NET-Proses pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih di Kabupaten Bogor Jawa Barat, sudah rampung seratus persen. Hal ini dikatakan Kepala Divisi Data dan Informasi KPU Kabupaten Bogor, Asep Saeful Hidayat kepada Wartawan, Rabu (24/7/24).

“Sebanyak 14.548 petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih), diterjunkan sejak 24 Juni 2024 lalu. Dan Alhamadulillah, saat ini proses Coklit sudah seratus persen,” ucap Asep.

Menutnya, KPU Kabupaten Bogor menerima daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4) sebanyak 3.924.292. Dari data yang diterima itu, akhirnya Kabapaten Bogor terpetakan sebanyak 7.686 tempat pemungutan suara (TPS).

“Untuk mengolah data DP4 sebanyak itu, akhirnya kita membutuhkan petugas Pantarlih sebanyak 14.548 yang mulai bekerja dari tanggal 24 Juni sampai akan berakhir pada 24 Juli 2024,” katanya.

Dari kegiatan yang dilakukan, pihak KPU Kabupaten bogor kemudian koordinasi dengan PPK dan PPS, dan pada H-2 Kabupaten  Bogor sudah menegaskan e-Coklit sebesar seratus persen.

“Dengan begitu, target dalam 1 bulan pekerjaan Pantarlih sudah dilakukan dengan baik,” jelasnya.

Buktinya, lanjut dia, 2 hari sebelum tanggal 24 Juli semua data yang dimintakan untuk dilakukan coklit sudah tersampaikan kepada KPU Kabupaten Bogor melalui e-coklit dengan baik sebanyak 100 persen.

“Kami sampaikan alhamdulillah H-2 yakni 22 Juli, Pantarlih se-Kabupaten Bogor mampu menuntaskan tugasnya 100 persen dan sudah terupdate di e-coklit,” paparnya.

Saeful menjelaskan, kondisi di lapangan dan kendala yang dialami oleh petugas pabtarlih, misalnya di pemilih yang berada di komplek perumahan yang susah ditemui, dan pada waktu tertentu saja mereka hanya ada dirumah.