SUKABUMI I REPUBLIKNEWS.NET– Beredarnya isu media sosial terkait kenaikan tagihan listrik, PLN Sukabumi menyatakan tidak ada kenaikan tarif listrik sampai bulan April 2025.
Hal tersebut dikatakan Kepala Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sukabumi, Yuniar Budi Satrio, Minggu (20/4/2025).
Yuniar menyebutkan, terdapat tren peningkatan konsumsi listrik pada beberapa sektor, khususnya rumah tangga dan tempat ibadah, selama bulan puasa hingga pasca-Lebaran 2025.
“jadi tidak ada perubahan atau Kenaikan Tarif Listrik. Isu tagihan listrik murni karena pemakaian listrik yang meningkat selama aktivitas pelanggan di bulan Ramadan,” ungkap Budi, Minggu (20/4/2025).
PLN UP3 Sukabumi mengajak masyarakat untuk tetap bijak menggunakan listrik dan memanfaatkan fitur monitoring pemakaian di aplikasi PLN Mobile.
“Pemakaian listrik selama bulan Maret 2025 bertepatan dengan bulan puasa Ramadan, sehingga pola penggunaan listrik dan aktivitas masyarakat dimulai sejak pukul 02.30 WIB dini hari,” katanya.
“Selain itu, selama liburan sekolah anak-anak menghabiskan waktu di rumah dan dapat meningkatkan intensitas penggunaan listrik,” ujar Yuniar.
Sebagai bentuk transparansi dan layanan digital kepada pelanggan, PLN Sukabumi mengajak masyarakat untuk menggunakan aplikasi PLN Mobile guna memantau pemakaian listrik setiap bulannya secara mandiri.
“Bagi pelanggan pascabayar dapat melihat riwayat penggunaan listrik untuk mengetahui berapa kWh yang digunakan setiap bulan. Sedangkan pelanggan prabayar dapat mengakses riwayat pembelian token untuk mengetahui berapa token yang telah dibeli, “ungkap Budi.