SULTENG I REPUBLIKNEWS — Dalam sebuah audiensi resmi yang digelar pada awal Desember 2025 (8/12/2025), Tim Ekspedisi Patriot IPB University mempresentasikan hasil penelitian pemetaan potensi dan rekomendasi pengembangan ekonomi kawasan transmigrasi Bahari Tomini Raya kepada Bupati Parigi Moutong dan jajaran perangkat daerah.
Penelitian tersebut dilakukan selama 4 bulan, mulai Agustus 2025. Presentasi disampaikan oleh Dr. nat. techn. Lukmanul Hakim Zaini (Lukman) selaku ketua tim, didampingi koordinator lapangan Habib Alif Refdy dan anggota tim Zildjan Nasrullah, Diah Ayu Pramudha Wardhani, serta Febri Berutu.
“Laporan tim memetakan peluang dan kendala hilirisasi pada komoditas unggulan seperti kakao, durian, dan kelapa, serta merekomendasikan intervensi terintegrasi dari hulu ke hilir,” kata Ketua Tim, Dr.Lukmanul Hakim Zaini, dalam keterangannya, Jumat (12/12/2025).
Dr.Lukman memaparkan, laporan Tim Ekspedisi Patriot menempatkan kawasan seluas 72.381 hektare dengan populasi sekitar 57.351 jiwa ini sebagai wilayah yang potensial untuk menaikkan nilai tambah komoditas primer melalui penguatan infrastruktur, kapasitas teknis petani, dan unit pengolahan skala desa.
Tim memaparkan data produksi, pola pemasaran yang masih berbasis bahan mentah, dan hitungan ekonomis singkat yang menunjukkan potensi kenaikan margin lewat kegiatan pengolahan sederhana (mis. VCO, fermentasi kakao, pengemasan durian premium).
“Rekomendasi operasional meliputi peremajaan tanaman, pembangunan jalan usahatani, pembentukan unit pengolahan desa, serta penguatan Gapoktan/BUMDes sebagai agregator,” jelasnya.
