
YOGYAKARTA I REPUBLIKNEWS – Komunitas Perempuan Berkebaya (KPB) bekerjasama dengan SinemArt dan Museum Omah Jayeng serta Garin Art Lab menggelar diskusi dengan tema “KDRT di Sekitar Kita, Apa Yang Harus Dilakukan?” dan preview film “Suamiku, Lukaku” pada Minggu, 9 November 2025 di Museum Omah Jayeng, Yogyakarta.
Film “Suamiku, Lukaku” yang disutradarai oleh Sharad Sharan ini menampilkan kisah true story tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami oleh perempuan. Film ini menampilkan Boim Wong, Acha, Ayu Azhari, Raline Shah, dan Mathias Muchus.
“Melalui film ini, saya ingin berbuat sesuatu untuk perempuan. Mereka adalah generator dari kemanusiaan,” kata Sharad Sharan.
Diskusi pasca preview film ini dihadiri oleh Setawijaya, Ketua Yayasan Museum Omah Jayeng, dan Nurmawati dari Rifka Annisa Women’s Crisis Center (WCC). Mereka membahas tentang pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang KDRT dan memperkuat hukum serta sistem dukungan bagi korban.
“Film ini adalah seruan untuk bertindak bagi para legislator, pemimpin masyarakat, dan warga negara untuk meningkatkan kesadaran tentang KDRT dan memperkuat hukum serta sistem dukungan bagi korban,” kata Lia Nathalia, Ketua Komunitas Perempuan Berkebaya.
