JAKARTA I REPUBLIKNEWS.NET- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah peristiwa bencana didominasi oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) khususnya di Indonesia bagian barat wilayah utara. Hal tersebut terhitung sejak Kamis (10/7/2025) hingga Jumat (11/7/2025) pukul 07.00 WIB.
Diketahui, bencana Karhutla yang pertama dilaporkan terjadi di Desa Batang Baruhar Julu, Kecamatan Padang Bolak dan Desa Sipaho, Kecamatan Halongonan, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara, dengan total lahan yang terbakar seluas 23 hektare, pada Kamis (10/7).
“Api telah berhasil dipadamkan oleh Satgas Karhutla gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Padang Lawas, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Satpol PP. Mengenai penyebab kebakaran hingga saat ini masih diselidiki pihak berwenang,” ucap Abdul Muhari, Ph.D, selakuKepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, dalam keterangannya.
Masih di wilayah Sumatera Utara, lanjut Abdul, kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di Kabupaten Simalungun, pada Kamis (10/7). Titik api yang teridentifikasi berada di wilayah Nagari Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan ini telah membakar area lahan seluas 10 hektare.
“BPBD bersama tim gabungan masih melakukan upaya pemadaman pada Kamis (10/7), dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran guna mengantisipasi meluasnya titik api. Sejalan dengan itu, satgas gabungan juga menyelidiki penyebab kebakaran,” jelasnya.
Sementara itu di wilayah lain, karhutla juga terjadi di di Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, pada Rabu (9/7). BPBD setempat melaporkan luas lahan yang terbakar mencakup 10 hektare. Menurut laporan pada hari Kamis (10/7) diketahui api masih menyala. Tim gabungan terus berupaya melakukan pemadaman.
